Rabu, 23 November 2016

Sistem Informasi Geografis - Pertemuan 5

PEMBUATAN CRUD DATA GEOSPASIAL




Latar Belakang Masalah :
Dalam Penggunaan Sistem Informasi geografis , masih minimnya pengetahuan mengenai bagaimana cara memanipulasi data CRUD (Create, Retrieve, Update, Delete), pada kali ini saya akan menjelaskan bagaimana caranya dengan penggunaan data shapefile geospasial CRUD.

1. Bagaimana cara membuat shapefile?
2. Bagaimana cara mengedit shapefile?
3. Bagaimana cara menghapus shapefile?

Solusi Masalah :

CREATE DATA GEOSPASIAL
Pembuatan data geospasial ini menggunakan libarary pyshp. Untuk membuat data geospasial diperlukan file namafile.shp beserta namafile.dbf.
Adapun langkahnya adalah sebagai berikut:
1. Import shapefile
2. Instansiasi writer method
Sf = shapefile.Writer(param)
Dimana param disini adalah pilih shapetype:
1. shapeType = 1
2. shapeType = 3
3. shapeType = 5
c. Sama seperti read, kita lakukan metode dbf dan shp.

Untuk Penggunaan Shapefile (shp)
Untuk menambahkan record tergantung dengan type ESRInya.
1. sf.point (x,y)
3. sf.line = (parts: [[x,y],[z,w],...])
5. sf.poly = (parts: [[x,y],[z,w],...])

Untuk Penggunaan Databasefile (dbf)
Tahapannya adalah sebagi berikut:
a.Membuat atribut dahulu kemudian menambahkan record.
Contoh:
sf.field (‘Nama Filed’,’C’,’40’)
Dimana C adalah Character, dan 40 adalah length. Dalam arti nama atribut, nama field dengan panjang 40 karakter.
b.Tambahkan record dibawah ini
sf.record(‘Bandung’)
sf.record(‘Bandung’,’Sarijadi’)
c.Setelah selesai maka simpan, dengan perintah:
sf.save(‘namafile.shp’)

EDITING DATA GEOSPASIAL
Editor berfungsi untuk melakukan editing pada shapefile. Contohmya delete road. Selain editor ada juga Writer, Writer adalah method di shape file untuk membuat file shp baru (shp dan dbt)
Untuk langkag-langkah dalam melakukan editor sebagai berikut :
Import shape file
Sf = shape file.editor(war.shp)
Sf.point(16,10,0,0)
Sf.record (‘padang’)
Sf.save
Sf.save (‘war.shp’)
a=shapefile.reoder(‘war.shp’)
a.recorders()
a.shapes().points
a.shape()[0]
a.shape()[0] points

[(10,0,10,0)]

DELETE DATA GEOSPASIAL
Sf.delete(0)
a.shapes()[0].points [(10,0,10,0)]
sf.points [16,10,0,0]
sf.record(‘padang’)
sf.saver(‘wr.shp’)

Penutup
Kesimpulan
jadi pada pertemuan 5 ini , kita dapat mengetahui bagaimana cara membuat, mengedit, dan menghapus (CRUD) Data geospasial

Saran
Lebih banyak di pelajari lebih dalam lagi, dengan mencari referensi referensi di internet maupun di buku.

Nama : Ali Abdul Wahid
NPM : 1144091
Kelas : 3A
Prodi : D4 Teknik Informatika


Referensi :

Scan Plagiarisme
1. smallseotools - Link




Sabtu, 05 November 2016

Sistem Informasi Geografis - Pertemuan 4

PEMBUATAN METHOD DAN CLASS RETRIEVE DATA GEOSPASIAL




Latar Belakang Masalah :
Dalam Penggunaan Sistem Informasi geografis , masih minimnya pengetahuan mengenai bagaimana cara memanipulasi data retrieve(meliahat data/menghitung jumlah data), pada kali ini saya akan menjelaskan bagaimana caranya dengan penggunaan data shapefile geospasial dengan menggunakan bahasa pemrograman phyton dan juga cara penggunaan class dan method

1. Apa itu Retrieve Data?
2. Apa itu Shapefile?
3. Apa itu Geometri?
4. Bagaimana Operasi Pengambilan Data?
5. Buatlah Class Geospatial Editor?
6. Buat Method Select, Where Negara?


Isi :
Retrieve Data Geospasial ialah Meretrieve Data Vektor.
Data shapefile.shp
operasi Retrieve data menggunakan library python yang bernama py.shp


Shapefile : ialah standart file
Vektor Geospasial dikeluarkan oleh ESI

jadi Shapefile dibagi menjadi 2 yaitu 
Geometri
Data koordinat yang membentuk bangun datar/ruang diantaranya:
1. Point/titik [1]
2. Line/garis [3] Shape,type
3. Polygon [5]

Operasi Pengambilan Data
Library pyshp class shapefile
1. Buka/baca
2.


Method dari DBF
fields
record(n)
Record (n) baris ke (n) records

Method dari SHP
shapes() - Menampilkan semua
shape(n) - Menampilkan dengan parameter
1. bbox
2. parts
3. point s 
4. shape type

bbox
boading box, merupakan batas view peta.
contohnya :
Koordinat a,b,c,d itu di sebut bbox

parts
part ialah apakah record ini bagian dari record lain/ precahan relasi

points
koordinat pembentukan peta

shapetype
jenis geometri dari points


Praktek :
Menampilkan jumlah record melalui terminal

Menampilkan jumlah record dengan py shp
main.py





1. Buatlah class geospasial editor,

Masukan Kode didalam tugas.py



2. Buat Method Select, Where Negara (Indonesia)?
Output Data Record Negara Indonesia

Lakukan pengujian


Penutup
Kesimpulan
jadi pada pertemuan 4 ini , kita dapat mengetahui bagaimana membuat class dan penggunaan method method yang terdapat pada retrieve data

Saran
sulitnya memahami penggunaan method, kurang nya latihan praktek di kelas, diperbanyak praktek di dalam kelas nya

Nama : Ali Abdul Wahid
NPM : 1144091
Kelas : 3A
Prodi : D4 Teknik Informatika



Referensi :

Scan Plagiarisme
1. smallseotools - Link



Sabtu, 29 Oktober 2016

Sistem Informasi Geografis - Pertemuan 3



Latar Belakang Masalah :
Dalam Penggunaan Sistem Informasi geografis , masih minimnya pengetahuan mengenai bagaimana cara memanipulasi data retrieve(meliahat data/menghitung jumlah data), pada kali ini saya akan menjelaskan bagaimana caranya dengan penggunaan data shapefile geospasial dengan menggunakan bahasa pemrograman phyton

1. Apa itu Vektor?
2. Apa itu Shapefile?
3. Bagaimana Menghitung Jumlah record dengan bahasa pemrograman phyton?
4. 4 jenis manipulasi data




Isi :
Vektor dibagi tiga yaitu titik, garis , dan polygon.
Data vector ini biasa digunakan untuk pembuatan peta, pembuatan rel kreta api, pembangunan jalan dan sebagainya.

Shapefile atau shp merupakan format data vector yang digunakan pada software Sistem Informasi Geografis.  Shapefile ini digunakan untuk menyimpan data-data penyimpanan lokasi, bentuk, atribut, dan fitur geografis. Data yang dimaksud  seperti sungai, jalan, kode pos dll yang akan disimpan pada shapefile.

Untuk melihat jumlah shapefile ini bisa menggunakan bahasa pemrograman python, Karena dengan menggunakan  bahasa pemrograman python memudahkan kita dan juga tergolong sederhana untuk menggunakannya.


Python
Sebuah Bahasa pemrograman yang mudah dipahamin dan memiliki strukur data yang efisien. Dan python ini dapat kita terapkan pada penentua jumlah shapefile.
Pada Shapefile ada dua jenis teknik yang kita gunakan dalam penentu tata letak, yaitu reader dan shapes. Reader untuk membaca file yang telah kita buat dan outputnya data dari file tersebut, contoh pada data file “negara.shp”. dan shapes untun membaca jumlah data yang ada pada file yaitu jumlah data yang ada sebanyak 254 data shp.
Dan proses ini dapat kita lakukan pada command prompt yang ada pada windows.



Penutup
Kesimpulan
jadi pada pertemuan 3 ini , kita dapat mengetahui bagaimana cara menghitung jumlah record dengan menggunakan shapefile ESRI dengan bahasa pemrograman python melalui terminal.

Saran
Diperbanyakan contoh cara penggunaan bahasa python karena masih banyaknya kesulitan dalam melakukan pemrograman python

Nama : Ali Abdul Wahid
NPM : 1144091
Kelas : 3A
Prodi : D4 Teknik Informatika



Referensi :

Scan Plagiarisme
1. smallseotools - Link
2. duplichecker - Link


Senin, 17 Oktober 2016

Sistem Informasi Geografis - Pertemuan 2

Latar Belakang Masalah : 
1. Apa itu Geospasial?
2. Bagaimana Penyajian Data geospasial?
3. Apa itu Titik?
4. Apa itu Garis?
5. Apa itu Polygon?
6. Apa Itu Data Vector?
7. Apa itu Data Raster?
8. Bagaimana Penggunaan Format Vector dan aplikasi apa yang digunakan?





Geospasial adalah keruangan yang menunjukkan lokasi, wilayah, letak dan posisi suatu objek yang berada dibawah atau diatas permukaan bumi yang dinyatakan pada system titik koordinat tertentu.

Penyajian data spasial mempunyai tiga cara yaitu bentuk titik, garis dan bentuk polygon. Titik merupakan gambar tunggal dari sepasang koordinat x,y yang menunjukkan lokasi berupa ketinggian, lokasi kota, dan lain-lain. Garis ialah sekumpulan titik-titik yang membentuk suatu yang tampak memanjang seperti sungai, jalan, kontus dan lain-lain. Sedangkan area adalah kenampakan yang dibatasi oleh suatu garis yang dibentuk suatu ruang, misalnya: batas daerah, batas penggunaan lahan, pulau dan lain sebagainya.


Model Geospasial dibagi menjadi dua yaitu vector dan raster

Data Vector adalah data yang menampilkan keruangan atau pola,titik kurva atsu polygon. Data vector ini sangan baik untuk mempersentsikan gambar jalan, rel kereta api karena data vector ini sangat cocok untuk digunakan untuk keperluan administrasi peta dan cocok untuk pembangunan jalan contoh gambarnya seperti dibawah.

Data Raster adalah data yang diambil atau data yang dikumpulkan dari data  radar setelit atau citra perekaman foto sehingga data raster nanntinya akan  berupa gambaran permukaan bumi dalam bentuk warna hijau,kuning ,biru dan lainnya,  contoh gambarnya seperti dibawah.

Penutup

Kesimpulan
jadi di pertemuan kedua ini dapat disimpulkan geospasial menunjukan suatu lokasi atau letak dari sebuah wilayah, yang memiliki dua buat model yaitu vector dan raster.

Saran
Ditambahkan praktek menggunakan aplikasi seperti QGIS agar tidak semua nya mengenai praktek


Nama : Ali Abdul Wahid
NPM : 1144091
Kelas : 3A
Prodi : D4 Teknik Informatika


Referensi :


Scan Plagiarisme

1. smallseotools - Link
2. searchenginereports - Link






Jumat, 14 Oktober 2016

Kapita Selekta - Pertemuan 1

Latar Belakang Masalah : 
1. Apa itu Github?
2. Command Command yang ada dalam github?
3. Untuk Apa melakukan SSH Key?
4. Apa itu Organization?
5. Tujuan Github?

Isi






GitHub merupakan repository sosial untuk membuat proyek-proyek open-source berbasis sistem kendali versi Git.
Bagian dasar dari repositori git adalah commit. Commit gambaran status kode Anda pada kurun waktu tertentu.

Command Command github :
git add / git add * = menambahkan file
git commit = gambaran status kode
git remote = akses remote url github
git pull = mengambil repository github kedalam komputer
git push = mengupload file komputer ke repository github

Fungsi ssh-keygen ini untuk membuat sistem keamanan saat mengakses repository git. Karena tanpa ssh-keygen tidak bisa mengakses GitHub dengan aplikasi Git.

Organization github itu sendiri untuk membuat suatu organisasi dalam github yang dapat saling berkaloborasi dengan yang lain nya.

Tujuan Utama github
Fungsi utama dari github adalah untuk mengatur versi dari source code, menambah tanda/checkpoint ketika terjadi perubahan pada kode(commit) dan akan mempermudah untuk tetap mengetahui apa saja yang berubah dari source code nya.

Penutup

Kesimpulan
Jadi GitHub merupakan suatu tempat/server yang menyediakan untuk berbagi source kode dengan teman-teman, rekan kerja, teman sekelas, dan orang asing(organization), dan untuk keamanan nya itu sendiri menggunakan ssh-key, dengan penggunaan yang sangat mudah.

Saran
Sebaiknya terus diimplementasi kan di Politeknik Pos Indonesia karena cocok sekali untuk orang IT dalam berbagi source code dan lain lain, baik untuk mahasiswa maupun untuk dosen.


Nama : Ali Abdul Wahid
NPM : 1144091
Kelas : 3A
Prodi : D4 Teknik Informatika
Mata Kuliah : Kapita Selekta


Referensi :

Scan Plagiarisme

1. smallseotools - Link
2. duplichecker - Link






Kamis, 13 Oktober 2016

Proyek 2 - Pengajuan Proposal




PENGEMBANGAN SIGAMACI (SMARTTONG INTEGRATED GARBAGE MANAGEMENT SYSTEM FOR SMART CITY) BERBASIS IOT (INTERNET OF THINGS

(SUB MODUL : INDIKATOR SAMPAH ,TRACKING PETUGAS, KINERJA)




Pada kesempatan ini kami mengajukan judul Proposal Proyek 2 "Pengembangan SIGAMAci (Smarttong Integrated Garbage Management system For Smart City) Berbasis IoT (Internet of Things)" dalam pengembangan ini kami akan mengembangkan Tong Sampah Pintar pemilahan antara organik dan non-organik, sampah yang pemilahan tersebut untuk memudahkan petugas pengangkut sampah, selain itu sampah bisa dimanfaatkan atau didaur ulang. 


Pengembangan tersebut akan menggunakan Mikrokontroller Arduino, selain itu juga menggunakan sensor ultrasonic untuk mengukur ketinggian sampah, dan juga sensor servo untuk membuka pintu otomatis tempat sampah, serta menggunakan juga sensor Proximity Capacity untuk pemilahan sampahnya.Pengembangan ini juga meliputi aplikasi yang menggunakan Web Administrator dan Android yang ditopang dengan teknologi terbaru baik bahasa pemrograman ataupun Databasenya yang menggunakan AngularJs, MongoDB, NodeJs, Express, Socket.io ,Ionic Framework.

Selain untuk Proyek 2 Pengembangan SIGAMAci ini untuk perlombaan IoT Nasional pada tahun 2017.Dengan judul diatas kami mengajukan pembimbing Bapak M.Nurkamal F, S.T., MT. Kenapa mengajukan pembimbing Pak Kamal karena kami tau bahwa bapak tersebut mengerti dengan Mikrokontroller atau IoT, maka dengan mengajukan Pak Nurkamal bisa menjadi kesinambungan antara mahasiswa dan pembimbing yang bisa memecahkan masalah ketika ada Trouble baik dalam Hardware maupun Software, selain itu juga bisa menjadi media pembelajaran dalam Matakuliah Proyek IT 2 ini. Kami harapkan Proposal ini disetujui karena yang kami kembangkan adalah Teknologi terbaru.Terimakasih

Kesimpulan

Jadi SIGAMAci adalah Tong sampah pintar yang berbasis IOT yang bertujuan untuk memudahkan kepala petugas sampah dan petugas sampah dalam memanage sampah dan juga memudahkan orang yang akan membuang sampah karena akan dilakukan pemilahan otomatis , yaitu sampah organik dan non-organik.

Saran

Sebaiknya pemerintah ikut turun tangan untuk pengembangan SIGAMAci ini, karena SIGAMAci ini sangat bagus bila di terapkan di masyarakat, karena smarttong ini sangat cocok bagi kalangan pemerintah.


Nama : Ali Abdul Wahid
NPM : 1144091
Kelas : 3A
Prodi : D4 Teknik Informatika
Mata Kuliah : Proyek 2

Senin, 10 Oktober 2016

Sistem Informasi Geografis - Pertemuan 1

Pembuka 



Latar Belakang Masalah : 
1. Apa itu Sistem?
2. Apa itu Informasi?
3. Apa itu Sistem Informasi Geografis?
4. Apa itu Koordinat?
5. Apa itu Latitude dan Longitude?
6. Dimana Letak Posisi (0,0) ?
7. Aplikasi yang digunakan ? 


Isi





Sistem adalah sesuatu yang saling berhubungan untuk mencapai suatu tujuan yang sama, Informasi yaitu data yang sudah di olah, Jadi Sistem Informasi yaitu data yang sudah diolah dan saling berhubungan untuk mencapat suatu tujuan yang sama

Pengertian Sistem Informasi Geografis Atau (GIS) ialah sebuah sistem komputer yang memiliki kemampuan untuk mengambil, menganalisa, dan menampilkan informasi.

Koordinat ialah sekumpulan aturan yang menentukan aturan yang menentukan bagaimana koordinat- koordinat yaitu latitude dan longitude yang bersangkutan merepresentasikan titik titik atau obyek pada suatu peta

Jenis Koordinat dibagi 2 yaitu Latitude dan Longitude
Latitude (Lingkar) Adalah garis yang digunakan untuk menentukan dimana lokasi di Bumi terhadap gariskhatulistiwa (utara atau selatan) , dari 0 derajat hingga 90 derajat.

Longitude (Bujur) Adalah garis yang digunakan untuk menentukan dimana lokasi di Bumi terhadap gariskhatulistiwa (barat atau timur) , dari 0 derajat hingga 180 derajat.

Dimana letak (0,0) itu? letak nya ada di kota atau kecamatan greenwitch yang terdapat di london, inggris
koordinat (0,0) ada disitu dikarena dulu pada masa penjajahan inggris negara yang paling banyak menjajah negara negara lain, atau power of world.
maka pada saat itu ilmuwan - ilmuwan menetapkan greenwitch sebagai pusat koordinat pada saat dulu hingga sekarang.

Aplikasi yang digunakan bisa menggunakan QGIS

Penutup

Kesimpulan
jadi di pertemuan pertama ini dapat disimpulkan untuk mengetahui fungsi dari mempelajari GIS ini, dari mengetahui tata cara perhitungan koordinat dengan latitude dan longitude hingga letak posisi koordinat (0,0).

Saran
Ditambahkan nya praktek secara langsung dalam pengujian aplikasi


Nama : Ali Abdul Wahid
NPM : 1144091
Kelas : 3A
Prodi : D4 Teknik Informatika


Referensi :


Scan Plagiarisme

1. smallseotools - Link
2. duplichecker - Link